Motifasi Islam

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّبِعُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ قَالُوا بَلْ نَتَّبِعُ مَا أَلْفَيْنَا عَلَيْهِ آَبَاءَنَا أَوَلَوْ كَانَ آَبَاؤُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ شَيْئًا وَلَا يَهْتَدُونَ “Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab: “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami”.
Latest Post

Beramal Shalih, Menunaikan Shalat, Mengeluarkan Zakat

Written By Unknown on Jumat, 10 Juni 2016 | 13.48.00

Sebelumnya Allah ingatkan bahwa riba itu hanya memusnahkan harta dan menghilangkan barakah harta. Hal ini berbeda jauh dengan sedekah, di mana sedekah dapat mengembangkan harta dan menambah berkahnya. Lalu disebutkanlah pujian bagi orang yang beriman, beramal shalih, menunaikan shalat dan membayar zakat. Mereka akan mendapatkan pahala dari Allah,
إِنَّ الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah: 277)
Lihatlah balasan bagi mereka adalah akan mendapatkan pahala di sisi Allah. Mereka tidak khawatir dengan alam akhirat di hadapan mereka. Mereka pun tidak bersedih hati dengan dunia dan berbagai kenikmatan yang luput dari mereka.

Tinggalkan Riba

Perintah selanjutnya adalah meninggalkan sisa riba. Dalam ayat disebutkan,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Baqarah: 278)
Mereka yang beriman pada Allah dan mengikuti Rasul-Nya pasti akan takut pada Allah sehingga akan menjalankan perintah dan menjauhi larangan.
Kalau memang benar beriman pada Allah, maka tinggalkanlah riba yang belum dipungut dan yang jadi miliknya hanyalah utang yang pokok (tidak berlaku tambahannya).
Itulah orang yang benar beriman pada Allah dan benar-benar menjauhi larangan Allah berupa riba.
Ibnu Katsir rahimahullah menyatakan, “Tinggalkanlah tambahan dalam pokok utang setelah peringatan pada ayat di atas.” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2: 286)

Para Pemakan Riba (Rentenir) Diancam Akan Diperangi

Diancamlah pelaku riba dengan perang,
فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ
Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (QS. Al-Baqarah: 279)
Maksudnya jika tetap mengambil riba, maka Allah mengancam perang. Jika bertaubat, maka harta pokoknya saja yang diambil, tambahan riba tidak boleh diambil.
Janganlah berbuat zalim dengan mengambil lebih dari harta pokok. Jangan pula dizalimi dengan mengambil kurang dari harta pokok tadi.
Ibnu ‘Abbas mengatakan, “Jika ada yang tidak mau berhenti dari memakan riba, maka pemimpin kaum muslimin wajib memintanya untuk bertaubat. Jika tidak mau meninggalkan, maka dipenggal lehernya.” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2: 286)

Tolonglah Orang yang Berutang, Bukan Mempersulit

Di sini adalah ayat menunjukkan dorongan pada kreditur (pihak yang memiliki tagihan pada pihak lain) agar memberikan kemudahan pada orang yang sulit (melunasi utang). Kemudahan yang diberikan bisa jadi ditunda pelunasan utangnya sampai memiliki harta. Kemudahan lain bisa jadi pula bersedekah dengan cara memutihkan utang atau menggugurkan sebagiannya. Allah Ta’ala berfirman,
وَإِنْ كَانَ ذُو عُسْرَةٍ فَنَظِرَةٌ إِلَى مَيْسَرَةٍ وَأَنْ تَصَدَّقُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 280).
Dari salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam –Abul Yasar-, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُظِلَّهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِى ظِلِّهِ فَلْيُنْظِرِ الْمُعْسِرَ أَوْ لِيَضَعْ عَنْهُ
Barangsiapa ingin mendapatkan naungan Allah ‘azza wa jalla, hendaklah dia memberi tenggang waktu bagi orang yang mendapat kesulitan untuk melunasi hutang atau bahkan dia membebaskan utangnya tadi.” (HR. Ahmad, 3: 427. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Ibnu Katsir mengatakan, bersabarlah pada orang yang susah yang sulit melunasi utang. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2: 287).
Di halaman yang sama, Ibnu Katsir juga menyatakan bahwa jangan seperti orang Jahiliyah, di mana ketika sudah jatuh tempok disebutkan pada pihak yang berutang (debitur), “Lunasilah. Kalau tidak, utangmu akan dikembangkan.”
Kalau disuruh bersabar, maka tidak boleh kenakan riba.
Lihat bahasan: Mudahkanlah Orang yang Berutang Padamu

Ingat Hari Kiamat

Setelah diingatkan masalah riba dan bahayanya utang riba, maka diingatkan tentang keadaan hari kiamat,
وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ تُوَفَّى كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).” (QS. Al-Baqarah: 281). Maksud mereka tidak dizalimi adalah mereka tidak dikurangi pahalanya dan mereka tidak ditambahi dosa.
Hanya Allah yang memberi taufik.

Referensi:

Al-Mukhtashor fii At-Tafsir. Penerbit Muassasah Syaikh ‘Abdullah bin Zaid Al-Ghanim Al-Khairiyah.
Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim. Cetakan pertama, tahun 1431 H. Ibnu Katsir. Tahqiq: Syaikh Abu Ishaq Al-Huwaini. Penerbit Dar Ibnul Jauzi.

MISTERI MAKAM NIKE ARDILLA

Oleh Fadhil ZA
Nike Ardila adalah penyanyi terkenal disekitar tahun 1990 . Ia meninggal akibat kecelakaan tragis pada hari minggu tanggal 19 maret 1995. Kematiannya mengejutkan para fansnya diseluruh Indonesia. Tanpa dikomando serentak radio diseluruh nusantara mengumandangkan lagu lagu Nike Ardilla  yang melankolis.
Begitu banyak yang kehilangan Nike Ardilla. Begitu banyak yang meratapi kepergiannya yang tragis. Hari Minggu yang kelabu telah menjemputnya kembali ke pangkuanNya. Kerabat, sahabat sesama artis, penggemar turut berbondong-bondong mengantarkan ke KeharibaanNya. Nike Ardilla pergi dengan penuh tanda tanya, pergi meninggalkan segala kenangan yang telah terukir sepanjang hidupnya. Bintang Kehidupan itu telah pergi untuk selama-lamanya dan tak akan pernah kembali.
Nike Ardila dimakamkan dikompleks pemakaman keluarga di desa  Imbanegara , Ciamis. Setiap tahun makam ini ramai dikunjungi oleh para fansnya . Dikompleks pemakaman  juga disediakan mushalah dan penginapan bagi mereka yang berziarah kemakam tersebut. Namun sayang ketenaran Nike Ardila itu juga dimanfaatkan oleh sekelompok golongan Jin untuk menyesatkan orang yang datang berziarah ke komplek itu.
Para peziarah atau pengunjung kompleks pemakaman kadang kala melihat penampakan ujud seperti Nike Ardila yang sedang berjalan di pemakaman tersebut. Peziarah yang menginap kadangkala terganggu suara seperti ada orang yang sedang mandi ataupun melihat ujud seperti seorang wanita yang wajahnya tertutup oleh riap rambutnya yang panjang.
Team Misteri Dua Dunia dari trans TV yang dipimpin ustad Hakim Bawazir berusaha mengungkap misteri yang ada di komplek makam itu. Melalui perantara seorang medium dilakukan dialog dengan jin pengganggu yang ada dikompleks tersebut. Dari dialog tersebut terungkap jin tersebut mengganggu pengunjung kompleks hanya karena iseng.
Mereka senang meniru bentuk ujud Nike Ardila dan kadang kala masuk ketubuh orang yang kosong jiwanya atau sedang melamun kemudian mengaku sebagai Nike Ardila. Orang banyak menyangka bahwa itu betul arwahnya Nike Ardila. Padahal Ruh orang yang sudah meninggal tidak mungkin gentayangan dan masuk ketubuh manusia seperti disebutkan dalam surat Al Mukminun ayat 99-100.



99. (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia). 100. agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan (Al Mukminun 99-100)
Diantara alam kubur dan kehidupan dunia ada dinding yang kuat (barzakh) yang tidak mungkin ditembus oleh mereka yang sudah meninggal dunia.
Orang yang kesurupan sering mengaku sebagai ruh nenek, leluhur atau sifulan yang meninggal disana atau disini, semua itu adalah tipu daya golongan jin untuk menyesatkan manusia. Kita juga sering mendengar cerita cerita tentang arwah gentayang yang sering muncul ditempat kecelakaan atau tragedi bencana yang banyak menrenggut jiwa , semua itu adalah perbuatan golongan jin yang ingin menyesatkan manusia. Banyak orang yang terkecoh oleh penampakan jin yang bermacam macam ini. Manusia menyangka itu betul ruh orang yang sudah meninggal.
Dari dialog dengan Jin yang masuk ketubuh  mediator yang telah disiapkan Team  , jin tersebut  mengakui bahwa ruh orang yang sudah meninggal tidak mungkin kembali kedunia, karena mereka sudah dikunci oleh Allah disuatu tempat. Kejadian orang yang kesurupan dan mengaku sebagai ruh sifulan dan fulana adalah perbuatan dari golongan jin untuk menyesatkan manusia.
Dari dialog dengan Jin tersebut juga terungkap bahwa mereka betah berada ditempat tersebut karena tempat tersebut kotor , tidak terawat dan sepi dari lantunan ayat suci Al Qur’an. Walaupun dikompleks itu ada mushalah tapi mushalah itu jarang digunakan dan sepi dari lantunan ayat suci Al qur’an. Jin Kafir yang masuk kedalam tubuh mediator juga menyatakan bahwa mereka tidak berani mengganngu orang yang sering membaca Qur’an, mereka merasa panas dan tidak betah jika mendengar lantunan ayat suci Al qur’an.
Rasulullah megingatkan dalam salah satu hadist agar jangan menjadikan rumah kita seperti kuburan, bacalah ayat suci Qur’an dirumah masing masing agar terbebas dari gangguan jin dan syetan yang sering mendatangi rumah yang sepi dari bacaan ayat suci Qur’an.

Kisah Nyata Misteri Dua Anak Kembar Yang Hidup Setelah Mati

Anda percaya akan adanya reinkarnasi? Atau mungkin Anda percaya dengan kehidupan sebelum lahir atau setelah mati? Kata orang, hidup ini hanya sekali. Namun ternyata di dunia ini ada sebuah misteri tentang kehidupan sebelum seseorang lahir.
Ini adalah sebuah kisah nyata tentang sepasang saudara kembar bernama Jennifer dan Gillian. Banyak yang mempercayai bahwa kedua gadis ini sebenarnya sudah pernah hidup sebelumnya. Bagaimana kisahnya?
Pada tahun 1957, ada sebuah kecelakaan fatal di Northumberland, Inggris. Akibat kecelakaan ini, dua orang saudari bernama Joanna (11 tahun) dan Jacquelline Pollock (6 tahun) meninggal dengan tragis. Hal ini sangat memukul kedua orang tuanya.
Satu tahun kemudian, sang ibu melahirkan sepasang anak kembar berjenis kelamin perempuan. Keduanya diberi nama Jennifer dan Gillian. Namun setelah diperhatikan, ada yang janggal dengan kedua anak kembar ini.
Kedua gadis kembar ini meminta mainan yang sama seperti almarhumah dua saudari mereka miliki. Entah itu boneka atau mainan lainnya. Selain itu, mereka juga pernah minta dibawa ke taman yang sama, yang pernah dikunjungi oleh kedua almarhumah kakaknya. Faktanya, mereka bahkan belum pernah tahu dan belum pernah ke sana.
Orang tuanya mengakui bahwa kedua putri kembarnya ini memiliki ciri yang mirip dengan kakak-kakaknya yang sudah meninggal. Jennifer misalnya, dia memiliki tanda lahir yang sama dengan almarhumah Jacqueline.
Kasus mereka termasuk 1 dari sekian misteri kehidupan yang coba dipecahkan di dunia. Namun masih belum ada jawaban yang pasti. Salah seorang psikolog yang mengamati hal ini, Dr. Ian Stevenson, mengatakan bahwa penelitian yang ia lakukan menunjukkan adanya gejala bahwa kedua saudara kembar ini merupakan reinkarnasi dari kedua kakaknya.
Masih belum ada yang bisa memastikan reinkarnasi itu terjadi. Karena kematian dan kehidupan setelahnya adalah misteri yang tak pernah diketahui manusia. Dan entah apakah hal ini berhubungan dengan kinerja otak manusia. Meski begitu, tahun 2006 sebuah studi di Metro mengatakan bahwa ada 2500 kasus serupa dalam 40 tahun terakhir.
Well, percaya atau tidak pada reinkarnasi, hal itu tergantung dengan keyakinan kita masing-masing. Namun dengan mengetahui kisah ini, kita bisa tahu ada banyak pengetahuan dan misteri yang belum terungkap yang tak bisa dimengerti hanya dengan logika yang kita miliki.

Cinta Dua Alam

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Cinta Dua Alam - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger